Selainitu, fitur Mail Merge dapat diterapkan untuk mengirim surat yang sama ke beberapa penerima sekaligus. Microsoft Word. [Shutterstock] Cara membuat Gabungan Surat di Word adalah sebagai berikut: 1. Buat dokumen utama dengan format yang tidak berubah di program Microsoft Word dan biarkan kosong di bagian untuk diisi dalam database
Apabilaingin mengedit data record semuanya maka cukup klik Finish & Merge => Edit Individual Documents. Jika ingin memilih mencetak semuanya Finish & Merge => Print Documents dan dokumen tersebut ingin diemail maka pilih Finish & Merge => Send Email Massage. Sekian semoga bermanfaat.
. - Berikut ini tim merangkum bagaimana cara membuat Mail Merge di Word dengan cepat. Tutorial Microsoft Word ini sangat berguna untuk kamu yang banyak berkutat dengan surat menyurat hingga undangan. Ingin membuat banyak surat dengan format yang sama? Tenang saja pada program Microsoft Word kamu bisa memanfaatkan fitur Mail Merge kok. Cara membuat Mail Merge di Word ini bisa kamu gunakan untuk menangani masalah surat menyurat kamu agar lebih cepat selesai dengan mudah. Baca Juga Tutorial Cara Membuat WordArt di Microsoft Word, Mudan dan Rapi Fitur Mail Merge pada program Microsoft Word mampu membuat data field pada surat, label dan amplop sehingga bisa terisi secara otomatis berdasarkan dengan record data sumbernya. Selain itu dengan menggunakan fitur Mail Merge ini kamu bisa mengirim surat yang sama ke beberapa penerima yang berbeda. Jadi kamu tidak perlu khawatir lagi kan apabila memiliki jumlah penerima surat yang banyak? Baca Juga Tutorial Cara Membuat Tanda Tangan pada Dokumen PDF Microsoft Word. MicrosoftCara membuat Mail Merge di Word bisa kamu lakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini Buat dokumen utama dengan format yang tidak berubah pada program Microsoft Word dan kosongkan pada bagian yang akan diisi database dengan menggunakan Mail Merge seperti misalnya pada nama, alamat, email penerima surat dan lain-lainBuat sumber data dalam format Excel, Outlook Contact List, text files, dsb yang nantinya akan digabungkan ke dalam dokumen utamaSelanjutnya buka dokumen utama Microsoft Word yang telah kamu buat sebelumnya dan klik menu MailingsKemudian pilih opsi menu Start Mail MergePilih jenis format dokumen yang ingin kamu buat dan pilih Next Starting document yang ada di bagian bawahMaka kamu akan masuk ke menu Starting Document, pada select starting document pilih opsi Use the current document untuk menggunakan dokumen yang sudah kamu buat sebelumnyaKlik menu Next Select recipientsPada opsi select recipients, pilih opsi menu Use an existing listLalu pilih opsi Browse untuk memilih lokasi penyimpanan dari sumber data yang sudah kamu buat sebelumnyaKemudian klik Ok, maka akan muncul sumber data yang akan digabungkan ke dalam dokumen utamaKlik Ok untuk melanjutkan dan pilih menu Next Write your letterSetelah itu kamu tinggal memasukan Mail Merge pada dokumen utama dengan klik Insert Merge Field pada menu Mailings, kemudian masukan Field sesuai dengan dokumen seperti nama, alamat, email penerima surat dan lain-lainApabila sudah selesai, kamu bisa melihat hasil mail merge yang sudah kamu buat pada menu Preview ResultsTerakhir, apabila kamu ingin menyimpan dokumen tersebut kamu tinggal klik menu Mailings dan klik opsi Finish & Merge maka akan muncul 3 opsi menuEdit Individual Document untuk menyimpan file dalam dokumen baru dengan data sesuai sumber data. Jadi apabila sumber data memiliki 10 data, maka akan muncul 10 file dokumen utama berisi masing-masing dataPrint Documents untuk mencetak dokumen secara langsung sesuai dengan tampilan pada Microsoft Word tanpa disimpan terlebih dahulu, jadi apabila kamu ingin mencetak semua data di kertas yang berbeda maka kamu harus menggantinyaSend E-mail Massages untuk mengirimkan file dalam format emailPilih salah satu dari opsi diatas sesuai dengan keinginan kamuItulah cara membuat Mail Merge di Word yang bisa kamu lakukan dengan mengikuti langkah-langkah mudah diatas. Jadi sudah tidak zaman lagi ya mengetik nama penerima surat satu per satu! Selamat mencoba tutorial Microsoft Word di atas! Baca Juga Tutorial Cara Membuat Daftar Tabel Otomatis di Microsoft Word Kontributor Jeffry francisco
Print Mail Marge yang merupakan salah satu fitur dari Microsoft Word, tujuan utamanya adalah untuk mencetak surat secara massal dengan nama dan alamat surat yang berbeda-beda antara surat yang satu dengan surat yang lainnya, namun pada kenyataannya fungsinya lebih dari sekedar hanya untuk membuat dan mencetak alamat surat. Mail Marge bisa digunakan untuk mencetak laporan nilai secara massal, mencetak slip gaji karyawan secara massal, dan lain-lainnya. Jadi jika masih ada di sekitar anda yang membuat dan mencetak pekerjaan seperti di atas yang ditujukan kepada banyak orang, namun masih dilakukan secara manual yaitu satu per satu, itu berarti pemborosan tenaga yang terbuang percuma. Berikut adalah langkah-langkah cara membuat dan mencetak surat secara massal dengan menggunakan Mail Marge pada Microsoft Word. Dalam tutorial ini saya mencontohkan membuat dan mencetak Surat Kelulusan Siswa pada sebuah Sekolah Menengah Pertama. 1. Persiapan Sebelum Mencetak Surat Secara Massal Buatlah daftar siswa yang telah dinyatakan lulus dari sekolah tersebut Membuatnya boleh menggunakan Microsoft Excel atau pun Microsoft Word. Dalam contoh ini kita menggunakan Excel. Untuk membuat Nilai dengan Huruf gunakan Fungsi Terbilang Excel. Silakan baca artikel Cara Membuat Fungsi Terbilang Excel 2016, 2013, 2010 dan 2007. Simpan daftar nama tersebut, misalnya di folder My Document dengan nama file Daftar_Siswa_Lulus_2018 Dalam daftar siswa tersebut memuat data seperti nama, tempat tanggal lahir, NISN, nomor peserta ujian, nilai, dan lain-lain. Contohnya seperti di bawah ini. Untuk memudahkan latihan silakan download file Excel ini pada link berikut ini Contoh File Daftar_Siswa_Lulus_2018 Contoh data Excel untuk Mail Marge Sekarang silakan buat dokumen baru di Microsoft Word. Kemudian buat sebuah surat keterangan kelulusan. Inti dari surat kelulusan tersebut kurang lebih seperti di bawah ini, Untuk contoh surat kelulusannya silakan download pada link berikut ini Contoh Surat Kelulusan. Contoh Surat Kelulusan Siswa yang akan di-print Mail Marge Dalam contoh surat di atas yang akan pasti berbeda, adalah data pada bagian identitas siswa dan data pada bagian perolehan nilai ujiannya. Jika dicetak dengan cara biasa, maka kita harus melakukan proses print sebanyak jumlah siswa yang akan menerima surat kelulusan tersebut yang pasti akan sangat melelahkan. Dengan bantuan menggunakan fitur Mail Marge di Microsoft Word, berapa pun jumlah surat yang data dan alamat tujuannya berbeda yang akan kita print, proses print-nya cukup hanya sekali saja, jadi sangat cepat. praktis, efektif dan efesien. 2. Langkah-langkah mencetak dengan Print Mail Marge Pastikan komputer atau laptop sudah terkoneksi dengan printer yang akan digunakan. Bukalah file surat yang akan dicetak Klik menu Mailings > Klik Start Mail Marge, kemudian pilih dan klik pada Step by Step Mail Marge Wizard Menu Mailings pada Di sebelah kanan akan muncul jendela Mail Marge seperti di bawah ini. Jendela mail Marge Pada bagian Select Document Type, pilih Letter Pada bagian Step 1 of 6 yang ada di bawah, klik Next Starting document Pada bagian Step 2 of 6, Klik Next Select recepients Pada bagian Use an existing list yang ada di tengah, Klik Browse, maka akan muncul jendela baru seperti di bawah ini. Langkah mengambil data dasar dari Excel Silakan cari nama file yang datanya akan dimasukkan ke dalam mail marge, jika sudah ketemu silakan klik nama file tersebut kemudian klik Open Pada jendela Select Table yang muncul, pilih Sheet yang sesuai, dalam contoh ini Daftar_ Siswa_Lulus_2018 di buat di Sheet1, jadi silakan pilih Sheet1 kemudian klik tombol OK Jendela Select Table Print Mail Marge Muncul lagi jendela Mail Marge Recipents, perhatikan data yang ada di jendela tersebut, kalau sudah sesuai dengan yang kita maksud, klik saja tombol OK Kembali ke jendela Mail Marge yang ada di sebelah kanan, pada Step 3 of 6, klik Next Write Your Latter Muncul lagi jendela Mail Marge Step 4 of 6. Pada tahapan ini kita akan memasukkan data filed yang ada di jendela tersebut ke dalam lembar kerja Surat Kelulusan yang akan kita print. Tahapan ini agak ribet dan panjang jadi mohon disimak dengan baik. Letakkan kursor di sebelah kanan titik dua pada baris Nama. Klik More items yang ada di jendela Mail Marge Step 4 of 6 Tahapan input filed Klik NAMA SISWA yang ada di jendela Insert Marge Filed dan klik lagi tombol Insert yang ada di bawahnya. Maka sekarang di depan titik dua pada baris nama ada filed text >, terakhir klik tombol Close pada jendela Insert Marge Filed. Proses input filed ke dalam isi surat Langkah berikutnya memasukkan Tempat, Tanggal Lahir TTL Letakkan kursor di sebelah kanan titik dua pada baris Tempat, Tgl. Lahir Klik lagi More items yang ada di jendela Mail Marge Step 4 of 6 Setelah jendela Insert Marge Filed muncul, kemudian klik TTL yang ada di jendela Insert Marge Filed. Klik lagi tombol Insert terakhir klik tombol Close Lakukan cara yang sama pada NIS/NISN, No. Peserta Ujian, Asal Sekolah dan Kelas. Khusus untuk NIS/NISN karena yang dimasukkan ada dua filed, maka setelah > dimasukkan, ketikkan dulu tanda garis miring, baru kemudian masukkan lagi filed >. Langkah berikutnya memasukkan Rata-rata Nilai Rport dan Rata-rata Nilai US Letakkan kursor di sebelah kanan titik dua pada baris Rata-rata Nilai Raport. Klik More items yang ada di jendela Mail Marge Step 4 of 6 Klik RNR yang ada di jendela Insert Marge Filed dan klik lagi tombol Insert yang ada di bawahnya. Maka sekarang di depan titik dua pada baris Rata-rata Nilai Raport ada filed text >, terakhir klik tombol Close pada jendela Insert Marge Filed. Langkah memasukkan nilai dengan huruf untuk Rata-rata Nilai Raport Ketikan spacebar dan tanda kurung buka di sebelah kanan > pada baris Rata-rata Nilai Raport Letakkan kursor di sebelah kanan tanda kurung buka yang baru dibuat tadi. Klik More items yang ada di jendela Mail Marge Step 4 of 6 Klik RNR HURUF yang ada di jendela Insert Marge Filed dan klik lagi tombol Insert yang ada di bawahnya. Maka sekarang di depan tanda kurung buka ada >, kemudian klik tombol Close pada jendela Insert Marge Filed. Terakhir ketikan lagi tanda kurung tutup di belakang > Input filed Nilai angka dan huruf Lakukan cara yang sama pada baris Rata-rata Nilai US. Jika anda menginginkan pada bagian nilai dengan angka, nilai angkanya ditebalkan, atau mungkin dimiringkan, diberi warna yang berbeda, atau ukuran dan jenis hurufnya diganti, silakan blok filed > kemudian lakukan modifikasi sesuai dengan keinginan. Setelah semua filed dimasukkan ke dalam baris data dengan benar, klik tombol Next Priview your letters yang ada di jendela Mail Marge Step 4 of 6 Pada Step 5 of 6 Mail Marge ini kita sudah bisa melihat bahwa data filed yang berasal dari file Excel Daftar_Siswa_Lulus_2018, telah sukses masuk ke file Surat_Kelulusan di Microsoft Word. Hasil input filed sementara Untuk mengecek data satu persatu kita bisa menggunakan toolbar Record yang ada di grup menu Preview Result. Toolbar Record Mail Marge Di Step 5 of 6 kita juga sudah bisa mencoba mencetak, namun masih cetak manual. Jika sudah yakin tidak ada yang keliru, klik tombol Next Complate the marge yang ada di Step 5 of 6, maka akan muncul jendela Mail Marge step terakhir seperti di bawah ini. Tahapan terakhir Mail Marge Silakan klik menu Print... yang ada di jendela Mail Marge tersebut Akan muncul jendela kecil Marge to Printer seperti di bawah ini, silakan tentukan berapa yang mau dicetak, apakah All semuanya atau berdasarkan halaman, misalnya From 1 ; To 396. Setelah itu klik tombol OK Menentukan jumlah yang mau diprint Sekarang kita bisa dengan sntai walau mencetak sampai ribuan lembar pun banyaknya, hanya ketika mencetak dengan pilihan All dengan jumlah ratusan, perlu dikontrol ketersediaan tinta agar proses cetak berjalan dengan sukses tanpa kendala. 3. Solusi Mail Marge Error Saat Mencetak Angka Desimal dari Excel Berdasarkan pengalaman ketika saya membuat daftar kelulusan siswa dengan nilai yang memiliki desimal di belakang koma seperti contoh di bawah ini. Contoh data pada Excel dengan angka desimal di belakang koma Ketika nilai tersebut dimasukkan ke Mail Marge hasilnya malah seperti di bawah ini, angka desimal di belakang koma jadi bertambah banyak. Hasil pada Mail Marge angka desimal di belakang koma jadi berantakan Pada saat itu saya sendiri menjadi bingung dengan kasus semacam itu, setelah berbagai cara dicoba akhirnya ditemukan solusi yang mudah namun cukup jitu yaitu dengan cara di-copy dulu data Excel yang berupa daftar siswa tersebut ke Microsoft Word, Trik lengkapnya sebagai berikut Jika data Excel-nya memiliki kolom yang banyak, silakan diperkecil ukuran font-nya, misalnya menjadi size 4 atau lebih kecil lagi. Sesuaikan lebar kolom pada Excel dengan panjang teks yang telah diperkecil tadi Blok semua kolom dan baris range yang berisi teks tersebut, kemudian klik Copy. Buka dokumen baru di Microsoft Word, lalu ubah ukuran kertasnya menjadi A3+, ubah juga Orientation-nya menjadi Landscape. Silakan klik toolbar Paste pada Word. Tunggu hingga proses penyalinan selesai. Silakan simpan, misalnya dengan nama file Daftar_Siswa_Lulus_2018_Word Langkah selanjutnya silakan buat Mail Marge seperti langkah-langkah di atas, hanya sekarang sumber datanya berasal dari Microsoft Word bukan dari Excel seperti di atas. Biasanya dengan trik ini, kacaunya angka desimal di belakang koma bisa diatasi dengan baik. Demikian tutorial cara print sekaligus banyak menggunakan fitur Mail Marge Microsoft Word, semoga tutorial ini bermanfaat, jika ada pertanyaan atau saran silakan masukkan dalam kolom komentar, dengan senang hati kami akan membalasnya secepat yang kami mampu.
Sering bikin undangan, pemberitahuan, atau surat resmi beserta amplopnya untuk penerima yang berbeda-beda? Nggak perlu repot mengetik satu-persatu. Kamu bisa belajar cara menggunakan mail merge di Word supaya bisa menulis banyak dokumen tanpa repot. Kamu pun bisa jadi lebih pro dalam hal menggunakan Word di kampus atau tempat kerja. Apa Itu Mail Merge? – Data Source– Dokumen UtamaManfaat Menggunakan Mail Merge – Memudahkan Komunikasi Massal– Efisiensi Kerja– Mengurangi Risiko Kesalahan– Menciptakan Konsistensi dalam Komunikasi TertulisLangkah Menggunakan Mail Merge di Word1. Buka Fungsi Mail Merge2. Pilih Jenis Dokumen3. Tulis Naskah Dokumen4. Pilih Data untuk Dokumen5. Isi Detail pada Dokumen6. Rapikan Tata Letak DokumenCara Bikin Data Source List untuk Mail Merge 1. Buka Fungsi Mail Merge2. Pilih Jenis Dokumen3. Buat Data Baru4. Simpan DataCara Menyimpan atau Menggunakan File Mail Merge1. Edit Individual Document2. Print3. Send E-Mail MessagesPenutup Apa Itu Mail Merge? Sumber Sebelum kamu memulai, ketahui dulu apa sih fungsi mail merge? Fitur mail merge membantumu membuat dokumen dalam jumlah banyak untuk penerima yang berbeda. Kamu tinggal membuat formatnya dan dokumen tersebut bisa langsung memuat nama serta alamat orang-orang yang sudah kamu buat daftarnya. Contohnya adalah surat resmi beserta amplopnya, undangan, dan pengumuman. Mail merge memiliki dua fitur utama, yaitu – Data Source Data source adalah file berisi data yang akan kamu masukkan ke setiap dokumen. Contohnya adalah daftar nama penerima beserta alamat lengkap, nomor telepon, dan alamat email mereka. Data source ini berasal dari file Excel atau Outlook. – Dokumen Utama Dokumen utama adalah format yang sudah kamu buat sebagai patokan. Kamu tinggal memasukkan data-data dari file data source untuk melengkapinya. Ketika belajar cara menggunakan mail merge di Word, kamu harus membiasakan diri dengan dua fitur utama ini. Jika sudah paham, membuat dokumen jenis apa pun akan sangat mudah. Cukup membuat format dokumen utama dan membuat daftar data yang hendak kamu gunakan. Sumber techteachersandstudents Kenapa kamu harus tahu cara menggunakan mail merge di Word? Inilah beberapa manfaatnya – Memudahkan Komunikasi Massal Berbagai bidang kerja atau profesional membutuhkan komunikasi massal dalam bentuk tertulis. Mail merge membantu kamu membuat dokumen yang menjadi sarana komunikasi dengan cepat, praktis, dan minim kesalahan. – Efisiensi Kerja Mail merge adalah sarana untuk meningkatkan efisiensi dalam pekerjaan, terutama terkait waktu, tenaga, dan biaya. Kamu bisa menyelesaikan dokumen atau korespondensi dengan cepat dan menggunakan sisa waktu serta tenaga untuk mengurus aspek pekerjaan lain. – Mengurangi Risiko Kesalahan Mengetik banyak dokumen seperti surat, lengkap dengan nama dan alamat penerima berbeda, rawan kesalahan. Kamu bisa kehilangan fokus atau keliru menyalin detail penting. Dengan mail merge, kamu bisa membuat data source sebagai patokan agar kegiatan menyalin informasi ini bebas kesalahan. – Menciptakan Konsistensi dalam Komunikasi Tertulis Tahukah kamu kalau konsistensi adalah salah satu unsur terpenting dalam komunikasi tertulis? Dengan mail merge, kamu bisa memastikan bahwa setiap dokumen memiliki gaya bahasa dan penulisan yang sama. Kamu juga bisa mengurangi salah cetak dan hal-hal lain yang tidak konsisten. Konsistensi juga penting dalam menjaga reputasi bisnis serta meningkatkan kepercayaan penerima terhadapmu. Langkah Menggunakan Mail Merge di Word Sumber Jika kamu sudah punya data source, kamu bisa langsung menjajal cara menggunakan mail merge di Word. Berikut langkah-langkahnya 1. Buka Fungsi Mail Merge Buka Word, lalu pilih menu Mailing > Start Mail Merge. Klik untuk melihat pilihan formatnya. 2. Pilih Jenis Dokumen Setelah mengeklik Start Mail Merge, kamu akan melihat pilihan jenis dokumen seperti surat, email, amplop, dan label. Pilih satu yang kamu butuhkan. 3. Tulis Naskah Dokumen Kamu akan melihat halaman Word yang mendukung jenis dokumen pilihanmu. Buatlah format dokumenmu sesuai kebutuhan. 4. Pilih Data untuk Dokumen Setelah format dokumen selesai dibuat, klik menu Mailings > Select Recipients. Jika kamu sudah punya daftarnya, klik Use an Existing List. Pilih file yang sudah kamu simpan, lalu klik Open. Kamu akan melihat kotak dialog Open Workbook. 5. Isi Detail pada Dokumen Gunakan daftar data yang sudah kamu pilih untuk mengisi bagian-bagian pada dokumen menggunakan Open Workbook. Caranya, tentukan cell range pada dokumen Excel yang sudah kamu pilih untuk mengisi dokumenmu, misalnya A1 C5, sesuai informasi di dalam tabel. Klik OK. 6. Rapikan Tata Letak Dokumen Klik bagian yang hendak kamu isi dengan data di dokumen Word sampai garis kursornya muncul. Setelah itu, klik menu Insert Merge Field di bagian atas Word. Pilih bagian pada dokumen yang hendak kamu isi dengan informasi dari tabel. Ulangi untuk semua bagian pada dokumen yang butuh diisi. Setelah mencoba cara menggunakan mail merge di Word, jangan lupa mengecek hasilnya sebelum mengirimkan atau mencetaknya. Caranya, klik menu Preview Results di bagian atas Word. Cara Bikin Data Source List untuk Mail Merge Sumber Ketika belajar cara menggunakan mail merge di Word, kamu juga harus membuat daftar datanya. Daftar inilah yang akan menjadi rincian dokumenmu. Dalam contoh ini, kamu akan menggunakan program Excel untuk membuat data berisi nama, alamat lengkap, dan nomor telepon. Begini langkah-langkahnya 1. Buka Fungsi Mail Merge Buka Word, lalu pilih menu Mailing > Start Mail Merge. 2. Pilih Jenis Dokumen Setelah mengeklik Start Mail Merge, kamu bisa memilih jenis dokumen seperti surat dan email. Tulis dokumenmu sesuai kebutuhan. 3. Buat Data Baru Setelah format dokumen selesai dibuat, klik menu Mailings > Select Recipients. Kali ini, pilih Create a New List. Kamu akan melihat tabel Excel muncul. Buat baris dan kolom sesuai informasi yang akan kamu masukkan seperti Nama, Alamat, dan Nomor Telepon. 4. Simpan Data Setelah tabelmu selesai, simpan sebagai file Excel untuk sumber data. Gunakan cara menggunakan mail merge di Word sebelumnya untuk memasukkan informasi dari data tersebut ke dokumenmu. Cara Menyimpan atau Menggunakan File Mail Merge Setelah menggarap dokumen dengan mail merge, saatnya kamu menyimpan atau menggunakannya sesuai kebutuhan. Kamu harus memilih menu Finish & Merge dulu sebelum mendapat tiga pilihan, yaitu 1. Edit Individual Document Dalam pilihan ini, kamu bisa membagi-bagi dokumen menjadi beberapa versi yang sama tetapi dengan detail berbeda. Misalnya, jika kamu membuat dokumen berisi surat resmi dengan 50 data nama penerima, file surat kamu akan tersimpan di folder komputer sebanyak 50 versi. 2. Print Jika kamu ingin langsung mencetak dokumen tanpa menyimpannya dulu, silakan langsung klik Print. Format untuk mencetak mengikuti tampilan dokumen Word. Jadi, pastikan kamu menyesuaikan ukuran dan jenis kertas untuk mencetak agar hasilnya rapi. Jika kamu hendak mencetak amplop, misalnya, jangan lupa memilih ikon amplop sebagai format cetak. 3. Send E-Mail Messages Bagaimana jika kamu memilih untuk mengirimkan dokumen lewat e-mail, bukan dicetak dulu? Tinggal klik pilihan Send E-Mail Messages. Kamu tinggal mengirimkan dokumen sesuai keinginan. Proses ini akan lebih mudah jika kamu menghubungkan Word dengan Outlook, misalnya. Penutup Membuat banyak dokumen sekaligus untuk penerima berbeda kini tidak lagi merepotkan. Cukup dengan fitur mail merge, kamu bisa menciptakan media komunikasi massal tertulis dengan lebih efisien dan hemat waktu serta biaya. Yuk, pelajarai cara menggunakan mail merge di Word ini, dan buat dirimu semakin terlihat profesional di tempat kerja.
Mail merge adalah suatu fitur yang dapat membantu pengguna dalam membuat surat, format amplop, undangan, sertifikat atau dokumen lainnya yang lebih ringkas. Dengan menggunakan fitur mail merge dari Microsoft Word, maka pengguna bisa mengerjakan dokumen dengan format yang sama, jumlah yang banyak dengan lebih cepat, meskipun identitasnya berbeda. Dengan begitu, pengguna Microsoft Word tidak perlu menyunting dokumen satu per satu. Dari penjelasan singkat mengenai fitur mail merge, apakah Grameds tertarik untuk menggunakan fitur ini? Untuk menggunakan fitur mail merge ini, Grameds harus memiliki dua file dan salah satunya adalah database yang ada di Microsoft Excel. Lalu lebih lanjut, simak tutorial menggunakan fitur mail merge pada artikel ini ya! Apa Itu Fitur Mail Merge? Komponen Mail MergeFungsi Mail Merge1. Mempermudah pekerjaan dalam berkirim surat2. Pekerjaan menjadi lebih cepat dan praktis3. Dapat membuat banyak jenis dokumenCara Membuat Mail Merge di Microsoft WordMembuat dokumen sumber dataMembuat dokumen utamaMenggabungkan sumber data dengan dokumen utama Mengatur tata letakMelakukan pengecekan pada preview, simpan dan cetakMembuat Mail Merge dengan Data di MS-ExcelBuku TerkaitMateri Terkait Pakaian Adat Apa Itu Fitur Mail Merge? Sumber Pexels Setelah memasuki era globalisasi, makin banyak aktivitas bisnis yang mulai merambah ke dunia digital. Ada banyak perusahaan atau bahkan UMKM yang mulai melebarkan bisnis berupa jasa membuat undangan digital dan lain sebagainya. Selain itu, ada banyak perusahaan yang membutuhkan karyawan dengan skill mumpuni untuk dapat membuat dokumen khusus. Dokumen-dokumen tersebut kadang kali harus dibuat dalam jumlah yang banyak. Hadirnya fitur mail merge ini dapat memudahkan pelaku bisnis atau karyawan untuk mempermudah pekerjaan. Mail merge merupakan salah satu fitur yang ada pada Microsoft Word yang dapat digunakan oleh pengguna untuk membuat undangan, surat ataupun jenis dokumen lainnya dalam waktu yang lebih cepat. Dalam bahasa Indonesia, istilah mail merge dapat didefinisikan sebagai surat masal. Dengan memahami artinya, maka dapat diketahui bahwa fitur mail merge ini digunakan untuk membuat dokumen, contohnya seperti surat dan dokumen lain dengan jumlah banyak atau lebih dari satu. Dengan menggunakan fitur mail merge ini, aktivitas pengiriman undangan pun akan menjadi lebih praktis dan cepat, dikarenakan pengguna tidak perlu membuat undang satu persatu untuk setiap penerima, meskipun identitasnya berbeda-beda. Tidak hanya undangan saja, mail merge juga dapat digunakan untuk memudahkan pengguna dalam membuat dokumen lainnya contohnya seperti invoice tagihan, katalog, newsletter, sertifikat dan lain sebagainya. Untuk dapat menikmati fitur mail merge dari Microsoft Word, Grameds perlu membuat 2 buah dokumen yaitu main dokumen serta dokumen data. Main dokumen merupakan domain utama yang berisi informasi atau naskah yang akan dikirimkan. Sementara itu, dokumen data merupakan dokumen yang berisi informasi atau data-data pendukung, contohnya seperti alamat penerima, nama penerima, list akun email yang akan menerima data undangan tersebut dan lain sebagainya. Dokumen data dapat disimpan dengan format file berupa csv atau xls. Jika ingin mengetahui bagaimana cara menggunakan mail merge, maka Grameds perlu mengetahui komponen apa yang dibutuhkan untuk membuat mail merge serta fungsi dari mail merge. Komponen Mail Merge Sumber Pexels Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ada dua komponen penting agar Grameds bisa menggunakan fitur mail merge. Dua komponen tersebut adalah main document dan file data source. Main document adalah file template atau dokumen yang menjadi format dasar untuk dapat membuat mail merge. Maka artinya, sebelum membuat dokumen dalam jumlah yang banyak sekaligus, Grameds harus memiliki dokumen utama lebih dahulu yang menjadi template dasar. Sedangkan file data sources merupakan sejenis dokumen yang nanti akan Grameds sisipkan dalam membuat mail merge. Dokumen file data sources biasanya berupa database yang dibuat di Microsoft Excel atau file dengan format yang didukung untuk dapat diimpor ke Microsoft Word. Sebelum membuat mail merge, ada baiknya jika Grameds membuat kedua jenis file tersebut. Hal ini agar proses pembuatan mail merge dapat berjalan dengan lebih efisien. Fungsi Mail Merge Sumber Kompas Tekno Fitur mail merge dari Microsoft Word ini memiliki beberapa fungsi, di antaranya ada 6 fungsi utama dari fitur mail merge yaitu membuat surat, membuat undangan, membuat sertifikat, membuat katalog, membuat inventori serta membuat email lainnya. Selain keenam fungsi tersebut, ada pula beberapa fungsi yang dapat dinikmati oleh pengguna Microsoft Word yang menggunakan fitur mail merge, berikut penjelasannya 1. Mempermudah pekerjaan dalam berkirim surat Bagi Grameds yang terbiasa berkirim surat setiap hari dan diharuskan mengirim ke banyak penerima sekaligus, maka tentu saja akan repot apabila mengirimkan surat satu persatu. Selain itu, jika Grameds menemukan kesalahan setelah mengirim surat, maka kesalahan tersebut tidak dapat diperbaiki terutama jika penerima telah membaca surat tersebut. Dengan fitur mail merge, pekerjaan mengirim surat dalam jumlah banyak akan menjadi lebih mudah. Pengguna dapat membuat dokumen utama atau main document yang menjadi template, sehingga akan memperkecil kesalahan. Pengguna juga dapat mengatur surat sesuai dengan data penerima. Contohnya seperti nama penerima, alamat penerima dan data lainnya. 2. Pekerjaan menjadi lebih cepat dan praktis Fungsi kedua dari mail merge adalah dapat menyiapkan dokumen serta mengirimkan dokumen tersebut ke banyak penerima sekaligus. Dengan fitur satu ini, tentu saja pekerjaan akan menjadi lebih cepat, praktis erta lebih efisien. Pengguna fitur mail merge tidak perlu membuang waktu dikarenakan harus melakukan pekerjaan lain yang tidak penting. Contohnya seperti mengirimkan dokumen satu persatu. 3. Dapat membuat banyak jenis dokumen Fitur mail merge pada Microsoft Word dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis dokumen dan tidak hanya surat saja. Selain keenam fungsi yang telah dijelaskan sebelumnya, mail merge juga dapat membuat amplop, label dan lainnya. Hanya dengan satu fitur saja, Grameds dapat membuat banyak dokumen. Karena kegunaannya inilah, mail merge banyak digunakan oleh HRD, sekretaris dan profesi lain yang membutuhkan membuat dan mengirim banyak dokumen. Sumber Microsoft Support Setelah mengetahui apa itu fitur mail merge dan fungsi dari fitur mail merge pada Microsoft Word, barulah Grameds siap untuk mengikuti tutorial membuat mail merge. Berikut penjelasannya. Membuat dokumen sumber data Langkah pertama yang harus Grameds lakukan jika ingin membuat mail merge pada Microsoft Word adalah dengan membuat dokumen sumber data lebih dulu di Microsoft Excel. Sumber data didesain secara khusus, sesuai dengan kebutuhan setiap pengguna, sehingga sumber data harus dibuat secara manual. Contohnya jika Grameds ingin mengirimkan data ke banyak penerima dengan alamat yang berbeda-beda sekaligus, maka Grameds perlu mengisi dokumen sumber data berupa nama penerima, alamat penerima. Selain itu, Grameds juga mengisi data tambahan contohnya seperti nomor telepon dan data lain yang dibutuhkan. Dokumen sumber data merupakan komponen utama jika ingin membuat mail merge. Dokumen sumber data juga disebut sebagai file data sources dan harus ada agar proses pembuatan mail merge menjadi lebih mudah dan lancar. Membuat dokumen utama Setelah selesai membuat dokumen sumber data, maka langkah selanjutnya adalah membuat dokumen utama. Dokumen utama atau main dokumen dibuat di Microsoft Word. Tentang isi dari dokumen utama, hanya perlu disesuaikan dengan kebutuhan dari setiap pengguna. Contohnya jika Grameds ingin membuat surat undangan rapat, maka isi dari dokumen utama harus sesuai dengan surat undangan rapat tersebut. Bisa saja, mail merge digunakan untuk nama serta alamat penerima yang tertera pada badan surat atau mail merge juga dapat digunakan untuk membuat amplop yang membukus surat undangan tersebut. Jadi, intinya, fitur dari mail merge ini akan mempermudah pengguna jika Grameds ingin memasukan data diri penerima yang banyak dan berbeda-beda. Menggabungkan sumber data dengan dokumen utama Setelah kedua komponen dokumen mail merge siap, maka Grameds hanya perlu menggabungkan kedua dokumen tersebut. Caranya adalah berikut ini Pastikan dokumen utama dalam keadaan terbuka. Kemudian pilihlah menu sub Mailing surat yang ada pada Microsoft Word. Lalu klik menu Start Mail Merge. Lalu di bawahnya Grameds akan menemukan menu Letters, E-mail Messages, Envelopes, Labels serta Directory. Grameds, bisa memilih salah satu sesuai dengan kebutuhan. Contohnya, apabila Grameds ingin membuat amplop, maka pilihlah menu Envelopes. Setelah itu, beralih dengan memilih sub menu dan memiliki Select Recipient, kemudian klik menu Use Existing List. Masukan sumber data yang sebelumnya dibuat di Microsoft Excel. Setelah dipilih, maka dokumen utama akan secara otomatis terhubung dengan sumber data. Grameds hanya perlu memilih sumber data yang tepat saja. Mengatur tata letak Setelah dokumen utama dan dokumen sumber data terhubung, langkah selanjutnya yang perlu Grameds lakukan adalah memastikan bahwa tata letak dari sumber data dengan dokumen utama telah sesuai dengan yang Grameds inginkan. Contohnya, untuk kolom nama pastikan telah terhubung dengan daftar nama yang ada pada dokumen sumber data. Untuk melakukannya, Grameds hanya cukup meletakan kursor pada sebelah kolom Nama, kemudian memilih sub menu Insert Merge Field dan terakhir pilih kolom Nama. selanjutnya, Grameds hanya perlu melakukan langkah tersebut berulang untuk menghubungkan alamat, nomor telepon dan data lain. Melakukan pengecekan pada preview, simpan dan cetak Agar tidak terjadi kesalahan, Grameds perlu memastikan dua kali bahwa data-data yang dimasukan sudah benar. Caranya adalah dengan mengecek pada sub menu preview results. Dengan memilih menu tersebut, maka akan muncul dokumen utama dengan data-data yang telah terisi secara otomatis. Kemudian untuk pindah ke data selanjutnya, Grameds hanya perlu memilih menu Next Record. Jika seluruh data yang dimasukan sudah benar, maka Grameds bisa menyimpan mail merge di Microsoft Word dengan cara memilih sub menu Finish and Merge. Ketika memilih menu Finish and Merge, maka Grameds akan melihat 3 pilihan berikut ini Edit individual document, dengan pilihan ini maka Grameds bisa menyimpan file hasil kerja dalam dokumen baru. Print document pilihan yang digunakan untuk mencetak dokumen mail merge. Send email messages digunakan apabila Grameds ingin mengirim file dokumen utama. Membuat Mail Merge dengan Data di MS-Excel Sumber Kompas Tekno Fitur mail merge tidak hanya dapat digunakan pada Microsoft Word saja, akan tetapi juga dapat digunakan pada MS. Excel. Kelebihan membuat mail merge melalui MS. Excel adalah lebih mudah untuk menambahkan serta mengontrol data. Selain itu, Grameds juga akan lebih mudah menyalin data ke lembar kerja lain yang baru atau lama. Berikut cara membuat mail merge dengan sumber data pada MS. Excel Seperti halnya membuat mail merge pada MS Word, langkah pertama yang harus dilakukan untuk membuat mail merge pada MS Excel adalah dengan membuat sumber data lebih dulu. Untuk membuat sumber data pada ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Berikut beberapa syaratnya Judul kolom harus terdiri dari satu baris. Tabel harus diberi nama range. Setelah memenuhi syarat membuat sumber data, maka Grameds hanya perlu memasukan data-data yang diperlukan untuk membuat mail merge. Agar lebih jelas, simak tutorial berikut. Buka dan klik blank workbook. Ketika data sesuai kebutuhan pada Sheet 1. Lalu ganti nama file menjadi Data. Pilih atau blok data mulai dari kolom A1 hingga H11 dengan cara drag dan drop. Beri nama range, dengan cara mengklik Name Box dan menekan tombol Enter. Pilih opsi save atau simpan pada menu Quick Acces a Toolbar atau dengan mengklik menu File dan pilih menu Save untuk menyimpan data pada Tentukan folder tempat penyimpanan seperti menyimpan file pada umumnya dan beri nama Bukan dokumen baru pada Format dokumen sumber data sebagai dokumen induk dari mail merge. Ulangi langkah 5 dan beri nama file sebagai Hubungkan dokumen utama dengan sumber data dengan cara mengklik tombol Select Recipients yang ada pada tab Mailings dan pilih grup Start Mail merge. Klik menu Use an Existing List, dikarenakan mail merge mengambil sumber data yang sebelumnya telah dibuat. Setelah itu, Microsoft Word akan menampilkan kotak dialog berjudul Select Data Sources. Tentukan folder penyimpanan file sumber data dan pilihlah nama file Data-3. Agar memudahkan Grameds, pada bagian dropdown All Data Source Grameds bisa memilih Excel File dan klik tombol Open. Kemudian, akan muncul kotak dialog Select Table dan pilih nama range sesuai yang diinginkan lalu klik OK. Setelah dokumen utama serta sumber data terhubung, Grameds dapat menyisipkan field saru dokumen sumber data ke dalam dokumen utama dengan cara memilih tombol dropdown Insert Merge Field yang ada pada tab Mailings, grup Write and Insert Fields. Siapkan field pada setiap bagian. Untuk melihat hasil sementara dari mail merge, Grameds bisa mengklik tombol Preview Results yang dapat Grameds temukan pada tab Mailings dan grup Preview Results. Untuk menggabungkan mail merge dalam dokumen bari, Grameds bisa mengklik tombol Finish and Merge yang ada pada tab Mailings dan pilih grup Finish dan pilih Edit Individual Documents. Lalu, pada kotak dialog Merge to New Document, Grameds bisa mengaktifkan pilihan All lalu klik OK. Itulah cara membuat merge mail dengan sumber data yang ada pada Microsoft Excel. Grameds juga bisa melakukan format data pada mail merge apabila hasil data ingin terlihat lebih rapi. Semoga semua pembahasan di atas bermanfaat untuk kamu, Grameds. Demikianlah penjelasan mengenai mail merge, pengertian, fungsi serta bagaimana cara membuatnya. Bagi Grameds yang ingin mempelajari mail merge dan teknik menggunakan atau lebih lanjut, maka bisa mendapatkan informasinya dengan membaca buku. Sebagai SahabatTanpaBatas, menyediakan berbagai macam buku berkualitas dan original untuk Grameds. Membaca banyak buku dan artikel tidak akan pernah merugikan kalian, karena Grameds akan mendapatkan informasi dan pengetahuan LebihDenganMembaca. Penulis Khansa Rujukan ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
Mail merge menjadi fitur yang sangat penting bagi sebagian orang, karena dapat meringankan tugas. Cara Membuat Mail Merge di Microsoft Word dan Excel cukuplah Mudah apabila mengikuti panduan dan langkah-langkah berikut ini. Jika sedang mencari tahu bagaimana cara membuat mail merge di Word maka kamu sudah menemukan sumber informasi yang tepat. Pada artikel ini akan dibahas mengenai langkah-langkah pembuatan mail merge di Microsoft Word. Salah satu fitur yang sangat membantu pekerjaan seorang admin maupun sekretaris. Fitur ini bisa dijumpai di Microsoft Word maupun di Excel, tidak tertutup kemungkinan ada aplikasi tertentu yang juga menyediakannya. Penggunaannya sendiri untuk menyusun surat yang nantinya akan dikirimkan ke banyak alamat atau penerima. Sehingga dengan fitur satu ini tidak perlu mengetik satu per satu. Hanya saja tahapan dalam membuat mail merge ini cukup lumayan, dan tentu tidak semua orang bisa dengan mudah mengingatnya. Namun tidak perlu cemas, karena yang namanya mail merge dan fitur lain di Microsoft Word yang terbilang rumit dijamin bisa dipelajari dan dipraktekan. Berikut informasinya. Baca Juga Cara membuat KOP surat di word Daftar Isi 1Apa Itu Mail Merge? Kegunaan dan Fungsi dari Mail Merge Langkah Membuat Mail Merge di Word Bagaimana Jika Data di Sumber Data Ditambah atau Dikurangi?Penutup Apa Itu Mail Merge? Dalam bahasa Indonesia istilah atau fitur mail merge diartikan sebagai “Surat Massal”, sebab fitur ini memang mendukung untuk pembuatan surat masal di Microsoft Word. Selain itu, mail merge adalah suatu metode untuk membuat tulisan yang banyak dalam format yang sama secara lebih cepat dan praktis. Saat menggunakan fitur ini maka ada kebutuhan atau kewajiban untuk membuat dua jenis file yang berbeda. Satu file merupakan sumber data, dan dibuat di Microsoft Excel sedangkan file kedua adalah naskah utama yang dibuat di Microsoft Word. File naskah utama biasanya berisi badan surat maupun desain amplop pembungkus surat tersebut. Adanya fitur ini sudah tentu akan membantu administrasi maupun sekretaris di suatu perusahaan untuk menyiapkan surat-surat penting. Misalnya saja perusahaan akan mengadakan acara launching produk baru dan akan mengundang sejumlah tamu penting. Isi surat undangan tentu sama, yang berbeda adalah siapa penerimanya. Menulis siapa saja penerima surat undangan tersebut tidak perlu lagi ditulis satu per satu di file Word berbeda. Cukup di satu file yang kemudian dipanggil fitur mail merge, maka si pembuat surat hanya perlu bermain dengan kursor di perangkat kerjanya. Kegunaan dan Fungsi dari Mail Merge Fitur mail merge kemudian memiliki banyak fungsi dan kegunaan, fungsinya sendiri adalah untuk Membantu membuat dokumen yang isinya sama dengan sedikit perbedaan pada data seperti nama, alamat, dan sebagainya. Sehingga cocok untuk membantu proses pembuatan surat, sertifikat, amplop, dan lain sebagainya. Membantu mempercepat pekerjaan menyiapkan dokumen yang isinya sama namun ditujukan untuk beberapa atau banyak orang penerima. Mail merge kemudian menawarkan efisiensi, yang membuat proses pembuatan file dengan isi sama menjadi lebih cepat. Sehingga fitur ini sangat dibutuhkan dan jamak digunakan di berbagai perusahaan. Adapun bagian yang sering bersinggungan dengan fitur ini dimulai dari bagian administrasi, HRD, sekretaris, dan lain sebagainya. Baca juga Cara Mengatur Margin Skripsi Di Microsoft Word Sedangkan untuk tata cara membuat mail merge di Word sendiri pada dasarnya terdiri dari tiga tahapan utama, dan tahapan terakhir adalah penyimpanan dokumen sekaligus proses cetak. Mail merge yang umumnya digunakan untuk keperluan surat menyurat, memang dijamin akan dicetak pada proses akhir. Membuat Mail Merge di Word Waktu yang dibutuhkan 15 hari. Langkah-Langkah Membuat Mail Merge di Word Membuat File Sumber Data Pada tahapan pertama, kamu perlu membuat file sumber data. Dibuat di Microsoft Excel yang sudah didesain khusus untuk membuat data secara manual. Adapun data ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Jika hendak mengirimkan surat ke banyak alamat. Maka file data umumnya berisi data penerima tersebut. Mencakup nama penerima surat, alamat penerima, nomor telepon, dan data lain yang sekiranya diperlukan. Sehingga silahkan mulai dengan membuat file data ini di Excel. Berikut contoh data tersebut. Membuat Naskah Utama Tahapan berikutnya adalah membuat naskah utama, naskah utama ini dibuat di Microsoft Word. Isinya tentu saja disesuaikan dengan kebutuhan. Jika fitur mail merge ditujukan untuk membuat surat. Maka pada naskah utama berisi badan surat tersebut, bisa juga desain amplop untuk membungkus surat. Selain untuk surat, mail merge juga bisa untuk keperluan lain. Misalnya untuk menyusun biodata siswa melalui Microsoft Word maupun untuk keperluan lainnya. Intinya, jika ingin praktis memasukan detail data diri, alamat, dan sebagainya. Maka fitur mail merge bisa digunakan. Berikut contoh naskah utama untuk untuk file naskah utama pastikan menyediakan ruang kosong. Pada contoh di atas, ruang kosong berada setelah kata nama, alamat, dan nomor telepon. Ruang kosong ini nantinya akan diisi dengan data dari file sumber data utama ketika fitur mail merge diterapkan. Menghubungkan Naskah Utama dengan Sumber Data Setelah file sumber data dan file naskah utama sudah siap, maka tahap selanjutnya dalam cara membuat mail merge di Word adalah menghubungkan keduanya. Pada tahap inti ini akan terdiri dari beberapa langkah, ikuti langkah berikutnya. Buka fila naskah utama di Microsoft Word Kemudian cari menu Mailings yang berada di sebelah menu References. Kemudian pilih sub menu Start Mail Merge. Lalu, pilih menu berikutnya sesuai kebutuhan. Jika ingin mencetak amplop pembungkus surat berisi nama dan alamat penerima maka bisa memilih menu Envelopes, jika ingin membuat surat bisa memilih Letters dan seterusnya. Berhubung pada contoh akan dibuat badan surat, maka dipilih Letters. Pilih menu Use Existing List Tahap selanjutnya, masih di menu Mailings kini beralih ke sub menu Select Recipient. Setelah itu pilih menu Use Existing List, kemudian kamu bisa mencari file sumber data utama yang tadi dibuat di Excel. Detailnya sendiri ada pada gambar di bawah memilih file sumber data utama dari Excel yang sudah dibuat, maka pada naskah utama di Microsoft Word statusnya sudah terhubung dengan file sumber data tadi. Pilih sheet data yang Sesuai Pilih sheet yang sesuai, sebab setelah memilih file sumber data nantinya akan muncul kotak dialog Select Table. Sesuaikan sheet yang dipilih dengan data yang ada. Contohnya adalah sebagai berikutBerhubung sumber data utama yang dibuat ada di sheet pertama, maka tinggal klik tombol OK. Sebab pada sheet 1 sudah ada tanda bold berwarna biru seperti pada gambar di atas. Mengatur Tata Letak Setelah terhubung dengan sumber data utama, maka tahap selanjutnya adalah mengatur agar tata letak antara data di sumber data utama sesuai dengan tata letak di file naskah untuk kolom Nama, maka dihubungkan dengan data berisi nama di file sumber data utama. Letakan dulu kursor di sebelah kata Nama di file naskah utama. Sesuai dengan yang ada pada gambar di atas. Insert Merge Field Setelah kursor diletakan di sebelah kata Nama, maka pilih sub menu Insert Merge Field dan kemudian tinggal klik opsi Nama yang ada di bagian bawahnya. Detailnya seperti di gambar berikut Atur data Merge Field Lakukan hal serupa untuk kata alamat dan nomor telepon. Jika sudah dilakukan semuanya, maka tampilan di file naskah utama akan seperti gambar di bawah ini. Lakukan hal serupa untuk kata alamat dan nomor telepon. Jika sudah dilakukan semuanya, maka tampilan di file naskah utama akan seperti gambar di bawah ini Melihat Hasil Preview Result Tahap berikutnya adalah melihat hasil, tinggal masuk ke sub menu Preview Result yang masih ada di menu Mailings. Pastikan Data Benar Saat diklik menu Preview Result maka di file naskah utama seketika keterangan > dan seterusnya akan otomatis terisi data sesuai dengan urutan data dari file sumber melihat data lain, maka tinggal klik tombol Next Record maupun Previous Record jika ingin melihat hasil data sebelumnya. Detailnya seperti pada gambar berikut Menyimpan dan Mencetak Tahap akhir dalam cara membuat mail merge di Word adalah penyimpanan dokumen kerja. Penyimpanan dilakukan di Microsoft Word, dengan cara memilih sub menu Finish & Merge yang ada di menu Mailings. Saat di klik maka akan muncul tiga pilihan, yaitu Edit Individual Document, digunakan untuk menyimpan file hasil kerja dalam dokumen baru. Sehingga hasil penyimpanan akan berisi Microsoft Word baru dengan data sesuai sumber data utama. Jadi, jika di sumber data utama ada 10 data maka akan muncul 10 file naskah utama berisi masing-masing data. Print Document, digunakan untuk mencetak dokumen mail merge secara langsung tanpa perlu disimpan terlebih dahulu. Hasil cetak akan sesuai dengan tampilan pada Microsoft Word, sehingga perlu diganti berkala jika ingin mencetak semua data di kertas berbeda. Send Email Messages, digunakan untuk mengirimkan file naskah utama. Dari tiga pilihan tersebut, silahkan memilih yang dirasa paling sesuai dengan kebutuhan. Cara agar semangat kuliah Cara menghitung nilai IP dan IPK Cara mudah mendapat IPK tinggi Cara review jurnal Cara membuat footnote di word Adapun detail mengenai tahapan dari penggunaan fitur ini sebagai berikut Bagaimana Jika Data di Sumber Data Ditambah atau Dikurangi? Setelah paham tata cara membuat mail merge di Word melalui penjelasan di atas, mungkin kamu bertanya. Bagaimana jika ada update data? Baik itu pengurangan menghapus maupun penambahan data di file sumber data. Sebab data dari file sumber data yang di update tidak otomatis ikut update juga di file naskah utama Maka Kamu hanya perlu mengupdate data melalui file naskah utama di Microsoft Word. 1. Masuk ke menu Mailings dan klik sub menu Edit Data Recipient. Berikutnya gambar penjelasannya. 2. Saat di klik, akan muncul kotak dialog Mail Merge Recipient, lihat ke bawah dan cari menu Data Source. Klik menu tersebut, kemudian klik tombol Refresh yang ada di bawahnya. Detailnya ada pada gambar berikut 3. Terakhir, klik tombol OK pada kotak dialog Mail Merge Recipient tersebut. Maka secara otomatis data baru dari file sumber data akan masuk ke dalam Data Recipient. Silahkan dilihat dengan klik kembali menu Preview Result. Baca juga Review Buku Aplikasi Komputer Belajar Microsoft Office Lebih Mudah Penutup Sebelum merefresh pastikan data di file sumber data sudah diupdate dan disimpan. Jika belum, maka data baru tidak akan bisa masuk ke Microsoft Word tersebut. Bagaimana mudah bukan cara membuat mail merge di Word? Jika selama ini terbiasa memakai Microsoft Word dijamin tidak akan mendapatkan kendala berarti. Namun jika belum terbiasa maka akan merasa prosesnya sangat panjang dan ribet. Sebab perlu menghubungkan dua file berbeda dari dua jenis aplikasi berbeda. Pujiati Baca juga artikel terkait tentang “cara membuat mail merge di word” berikut Cara menulis essay Cara menulis footnote / catatan kaki Cara merangkum buku Cara menulis daftar pustaka dari skripsi Cara membuat abstrak Cara mengubah desimel ke persen Cara mencari judul skripsi
cara print mail merge sekaligus di word